Selasa, 02 Oktober 2012

New Media







Nama    : Arfinisa Pratidina
gundar.jpgNpm      : 51411067
Kelas     : 2ia07

                New media itu adalah suatu konvergesi antara teknologi komuniksi digital seperti komputerisasi dengan tehubung ke jaringan.Media berarti adalah penghubung,jadi dalam arti luas media itu adalah suatu penghubung atau perantara Informasi dari sumber Informasi kepada penerima Informasi.
                Zaman sekarang ini Informasi lebih mudah di dapat dengan adanya teknologi jaringan atau biasa yg di sebut dengan internet.Media juga menghantarkan kehidupan manusia menjadi lebih mudah tanpa harus susah susah mencari informasi.kita ambil contoh pada dunia pendidikan.Sekarang ini dosen menerapkan e-learning yaitu belajar melalui jaringan internet atau belajar tanpa bertemu langsung.Hanya terhubung ke internet saja dan kita diam di suatu tempat kita sudah dapat terhubung dengan dosen tersebut.
                Untuk kata New itu sendiri berarti baru atau inovatif.Dengan berinovasi maka kita akan mendapatkan segala Sesuatu menjadi lebih baik dan terbarukan.oleh karena itu New media adalah teknologi baru.New media membuat para penggunanya meninggalkan sesuatu yang analog,boros,dan tidak ramah lingkungan.contoh new media
                new media juga tidak bisa dipisahkan dengan dunia digital. Ini disebabkan sebagian besar new media di dominasi oleh produk berteknologi digital yang seringkali memiliki karakteristik dapat dimanipulasi, bersifat jaringan, padat, mudah, interaktif dan tidak memihak. Contohnya internet, dari internet saja kita bisa mengambil banyak manfaat dari sana. Termasuk yang lagi tren saat ini yakni jejaring sosial macam facebook dan twitter.

                                                                                                                                                                                    

Kamis, 29 Maret 2012

Tugas Ilmu Budaya Dasar
Arfinisa Pratidina
51411067
1IA11


Arti ibu dalam hidup

Ibu adalah orang yang serba kekurangan
Dia kurang pandai dalam menghitung kesalahan kesalahan anaknya
Dia kurang mampu mengingat beban hidup akibat perbuatan perbuatan anaknya
Dia kurang semangat dalam mengumpulkan harta
Sebab semua miliknya adalah untuk anaknya
Dia kurang waktu untuk memperhatikan dirinya
Sebab seluruh waktu adalah milik anaknya
Dan sisa waktunya adalah berdoa.....berdoa....
Dan terus berdoa demi anaknya

Senin, 09 Januari 2012


Arfinisa Pratidina
51411067
1IA11


Wawancara (Penduduk Masyarakat dan Kebudayaan)

            Perkenalkan saya adalah Arfinisa Pratidina salah satu mahasiswa dari Universitas Gunadarma Depok,fakultas Teknik Industri,jurusan Teknik Informatika.Kali ini saya mendapatkan tugas dari dosen saya yaitu bapak X.Furuhitho,ST.,MT dari mata kuliah Ilmu Sosial Dasar yang bertema kan tentang Penduduk Masyarakat dan Kebudayaan.Untuk tema kali ini saya akan mewawancarai salah satu personil TNI-AD yaitu bapak Hartono yang pernah bertugas di luar kota,dan saya akan mengajukan beberapa pertanyaan sekitar perbadaan kebudayaan di tempat yang pernah beliau tempati.Bapak Hartono ini sekarang berumur 38 tahun,dan saya mewanwancarai beliau bertempat di rumah beliau jalan di daerah Cijantung,tujuan dari wawancara ini adalah mengetahui perbedaan adat dan kebudayaan di setiap daerah.

A  : Selamat siang bapak ! sebelumnya saya mengucapkan terimakasih banyak karena telah         menyempatkan waktu untuk menjadi narasumber untuk tugas kuliah saya
B  : Iya nak,taka apa apa kebetulan juga saya ada waktu,selama hal itu bersifat positif saya pasti akan mendukung
A  : Pertanyaan pertama,bapak tinggal dijakarta dari tahun berapa ?
B  : Dari tahun 1999
A  : Wah kalo dihitung hitung berarti sudah 12 tahun ya pak,lumayan lama juga ya
B  : Iya nak,gak terasa juga sudah 12 tahun.hahahah
A  : Memang sebelumnya bapak pernah tinggal dimana ?
B  : Banyak nak,saya kan tentara,jadi saya sering juga ditugaskan di luar kota,waktu itu saya pernah di Makassar,Papua,Bandung,Surabaya,dan sekarang di Jakarta
A  : Berarti bapak pindah ke Jakarta karena mendapat tugas ya ?
B  : Iya nak betul,selain itu juga pada tahun 1999 terjadi kerusuhan Mahasiswa di Jakarta,jadi bapak harus mengatur untuk menjaga keamanan
A  : Sebelumnya kan Bapak pernah berada di Makassar,Bandung,Papua, dan Surabaya.Nah,perbedaan yang paling mencolok diantara tempat tempat itu apa ?
B  : Yang paling mencolok yaitu masalah transportasi dan biaya hidup,terlebih lagi di papua,transportasi untuk menuju kesana sangat sulit dan  biaya hidup untuk makanan  pun bisa dibilang sangat mahal
A  : Bagaimana dengan masalah adat dan kebudayaan disana ? apakah memiliki perbedaan yang mencolok ?
B  : Menurut saya Surabaya,Bandung,dan Jakarta sama ya,mereka kan sama sama kota besar jadi kehidupannya lebih modern,di kota kota besar pukul Sembilan malam pun kendaraan masih banyak berlalu lalang,sedangkan kalo di papua dan Sulawesi,pukul 7 malam pun kendaraan sudah sepi
A  : Untuk kedepannya apakah bapak akan tetap tinggal di Jakarta ?
B  : Untuk itu saya kuran tahu,jikalau saya mendapatkan tugas di luar kota lagi maka saya akan pindah tempat lagi,namun pendidikan untuk anak-anak saya,saya akan usahakan selalu di Jakarta
A  : Saya rasa informasi yang bapak berikan ke saya bisa menambah wawasan saya tentang adat dan kebudayaan pada lain daerah,Terimakasih banyak bapak telah memberikan informasi yang sangat berguna
B  : Iya,sama sama nak ya,semoga nilai tugas wawancara bisa mendapatkan nilai yang sangat bagus,sukses untuk kuliahnya ya.
A  : Iya pak,saya pami dulu,Selamat siang !
B  : Siang !



Jumat, 16 Desember 2011

Tabel masa depan


Nama     : Arfinisa Pratidina
NPM      : 51411067
Kelas     : 1IA11
Jurusan : Teknik Informatika




Tahun
Rencana
2011-2015
Kuliah sampai mencapai target IPK 3,5 dan lulus kuliah 4 tahun
2016
Mendapatkan pekerjaan menjadi IT consultan
2017
Mengumpulkan uang untuk pergi haji orang tua dan menikah
2018-seterusnya
Mempunyai keluarga yang sakinah mawadah dan warohmah,melanjutkan pendidikan S2 dalam bidang hukum

Selasa, 18 Oktober 2011

Sampah Elektonik


Arfinisa Pratidina
51411067
1IA11

Sampah Elektronik

                Sekarang ini begitu banyak tersebar barang elektronik dari mulai Handphone,kulkas,televisi,pendingin ruangan (AC),dll.Tujuan kita mengetahui tentang sampah elektonik adalah mengetahui bagaimana barang-barang elektronik yang tidak bisa digunakan lagi di ubah menjadi barang yang bisa digunakan kembali.
Saya mendapatkan ide tersebut setelah saya melewati daerah di Tomang,Jakarta Pusat.Begitu banyak sekali saya melihat monitor computer yang sudah tidak terpakai menumpuk bagaikan sampah.Sampah elektronik “e-waste” merupakan limbah berbahaya karena sampah elektronik mengandung sekitar 1000 material, sebagian besar dikategorikan sebagai bahan beracun dan berbahaya (B3) karena merupakan unsur berbahaya dan beracun seperti logam berat (merkuri, timbal, chromiun, kadmium, arsenik, dsb.), PVC, dan brominated flame-retardants. Merujuk PP Nomor 18 Tahun 1990 jo PP 85/1999 tentang Pengelolaan Limbah B3, maka limbah tersebut tergolong limbah B3 berkarakter racun. 
Usaha untuk mendaur ulang sampah elektronik juga menghadapi masalah karena dalam prosesnya sulit dan berisiko tinggi terhadap para pekerja, serta menghasilkan produk-produk sekunder yang beracun. Sebagai contoh, proses extruding dalam kegiatan daur ulang plastik dari sampah elektronik dan proses recovery logam menghasilkan PBDE, dioksin, dan furan. Di Swedia contohnya, para pekerja yang bekerja di fasilitas daur ulang sampah elektronik setiap harinya terekspos PBDE yang lepas ke udara sehingga darahnya mengandung PBDE 70 kali lipat dibandingkan dengan paramedis di rumah sakit.
Pemusnahan atau pendaurualangan elektronik dengan laju produksi adalah barbanding terbalik, seperti komputer, mempunyai masa pakai yang semakin pendek karena produsen hardware dan software secara konstan menciptakan program-program baru untuk memenuhi kebutuhan akan proses data yang lebih cepat dan memori yang lebih besar. Dalam tahun 1997, masa pakai rata-rata CPU komputer antara 4 sampai 6 tahun dan monitor 6 sampai 7 tahun. Sementara itu, pada 2005 ini masa pakainya menjadi sekitar 2 tahun (US EPA, 1998). Selain itu, saat ini harga komputer relatif semakin murah sehingga lebih nyaman membeli komputer generasi baru daripada meng-upgrade yang lama.
Salah satu usaha untuk meminimalisir sampah elektronik adalah dengan menerapkan program extended producer responsibility (EPR), suatu program di mana produser bertanggung jawab mengambil kembali (take back) produk-produk yang tidak terpakai lagi. Tujuan dari EPR adalah untuk mendorong produser meminimalisir pencemaran dan mereduksi penggunaan sumber daya alam dan energi dari setiap tahap siklus hidup produk melalui rekayasa desain produk dan teknologi proses. Produser harus bertanggung jawab terhadap semua hal, termasuk akibat dari pemilihan material, proses manufaktur, pemakaian produk, dan pembuangannya.

Sumber  :



Jumat, 07 Oktober 2011

Bang Toyib gue

Kau bilang padaku, kau ingin bertemu
Ku bilang padamu oh ya nanti dulu
Aku lagi sibuk sayang, aku lagi kerja sayang
Untuk membeli beras dan sebongkah berlian
Kau bilang padaku, kau ingin bertemu
Ku bilang padamu oh ya nanti dulu
Aku lagi sibuk sayang, aku lagi kerja sayang
Untuk membeli beras dan sebongkah berlian

Sayang, aku bukanlah bang toyib
Yang tak pulang-pulang
Yang tak pasti kapan dia datang

Sabar sayang, sabarlah sebentar
Aku pasti pulang karna aku bukan
Aku bukan bang toyib

Sudah tunggu saja diriku di rumah
Jangan marah-marah, duduk yang manis ya
Aku lagi sibuk sayang, aku lagi kerja sayang
Untuk membeli beras dan sebongkah berlian

Sayang, aku bukanlah bang toyib
Yang tak pulang-pulang
Yang tak pasti kapan dia datang

Sayang, aku bukanlah bang toyib uhh
Yang tak pulang-pulang
Yang tak pasti kapan dia datang

Sabar sayang, sabarlah sebentar
Aku pasti pulang karna aku bukan
Aku bukan aku bukan aku bukan bang toyib

http://musiklib.org/Wali-Aku_Bukan_Bang_Toyib-Lirik_Lagu.htm                                                                          
Sayang, aku bukanlah bang toyib
Yang tak pulang-pulang
Yang tak pasti kapan dia datang

Sabar sayang, sabarlah sebentar
Aku pasti pulang karna aku bukan
Aku bukan bang toyib

Sudah tunggu saja diriku di rumah
Jangan marah-marah, duduk yang manis ya
Aku lagi sibuk sayang, aku lagi kerja sayang
Untuk membeli beras dan sebongkah berlian

Sayang, aku bukanlah bang toyib
Yang tak pulang-pulang
Yang tak pasti kapan dia datang

Sayang, aku bukanlah bang toyib uhh
Yang tak pulang-pulang
Yang tak pasti kapan dia datang

Sabar sayang, sabarlah sebentar
Aku pasti pulang karna aku bukan
Aku bukan aku bukan aku bukan bang toyib


http://musiklib.org/Wali-Aku_Bukan_Bang_Toyib-Lirik_Lagu.htm 




-----------------------------------> bang toyib gue :'( 

si Beliau

selang beberapa hari peristiwa 23 itu,ibu gue mulai mencium bau bau yang gak beres tuh.
terus si ibu bertanya "mba fini kok sering skype an ? hayo skype an ama siapa ?"
dan gue pun lagi lagi kicep "eh ibu,hahahahah gak ama siapa siapa kok"
eh tiba tiba si kucrit (adek gue) nyamber "itu tuh bu sama cowo"
ibu"ya udah jangan ampe malem ya,besok soalnya kuliah"
gue "oke ibu,ting ting (keluarin mata genit)"
KE ESOKAN HARINYA
ibu "mba kemaren itu siapa ?"
gue "oh itu satria bu"
ibu "siapa satria ? "
gue "emmmmmhhhhhhhhh"
ibu "emhhh siapa ?"
gue "pacarnya mba fini"
ibu "terus kamu sama yongki gimana ? "
gue "udah putus"
ibu "loh kok udah putus gak bilang bilang"
gue "oh iya lupa bu hehehe"
ibu "trus trus si satria itu kuliah atau masih sekolah ?"
gue "taruna akmil bu"
ibu "apa ? sama dong kayak ayah dulu"
gue hanya bisa tertawa dikit dikit
ibu lanjutin lagi "hahaha kamu ikut ikutan ibu aja"
gue "iya biar bisa langgeng kayak ibu sama ayah" (berkata dalam hati)
ibu "ya udah satrianya diajak main kerumah ya"
gue "iya bu lagi pula juga dia baru balik lagi ke jekardha bulan Desember"
AYO AYO DESEMBER CEPET DATENG DONG